21

OKT  2013

Contrast Of Cubes

By: Andy Rahman. A, ST. IAI (andyrahman architect)
Posted On. 2013-10-21

3. Detail Fasad

Proyek ini awalnya adalah sebuah proyek sederhana, dimana seorang Klien meminta jasa Arsitek untuk merenovasi dan mengembangkan rumahnya. Dari satu lantai dikembangkan menjadi dua lantai dengan beberapa perubahan dan penambahan ruang. Namun, dalam proses perjalanan desain ternyata klien menginginkan rumah yang lebih bernuansa kontemporer atau masa kini, maka dilakukan sebuah eksplorasi desain yang lebih “berani” dengan permainan dan komposisi bentuk cubes (kotak-kotak persegi). Cubes sendiri dipilih karena dalam proses penggubahan / eksplorasinya lebih mudah serta dalam aplikasinya lebih murah dan efisien, sedangkan tampilannya sendiri cukup menarik perhatian. Selanjutnya, klien juga menginginkan agar unsur-unsur kayu dimasukkan dalam desain kontemporer tersebut. Akhirnya tercapailah sebuah kompromi dengan konsep contrast of cubes, yakni sebuah perpaduan yang kontras antar elemen yang sama-sama kotak, tetapi dari material berbeda.  Yang satu dari material beton yang dominan putih, artifisial dan smooth, yang satunya lagi dari material kayu yang coklat, natural dan “berserat”. 

 

1. View Siang

Beton yang mewujud dalam bentuk modern-kontemporer yang netral  “dilawan” oleh kayu yang tampil secara lebih alami dan hangat. Meskipun keduanya memiliki sifat yang berlawanan, ternyata bisa bersanding secara apik dan menarik dalam desain. Bukan saling meniadakan, keduanya justru saling menguatkan satu sama lain. Hadirnya kayu membuat beton semakin kokoh dan menonjol karakternya. Demikian pula sebaliknya, hadirnya beton membuat kayu seperti menemukan jatidirnya. Lihat saja di bagian fasade rumah, bagaimana kisi-kisi kayu merbau begitu kontras dengan bidang-bidang beton, tetapi tetap bisa membentuk kesatuan atau unity yang unik. Secara estetis, warna putih yang smooth menunjukkan sisi kontemporer dari rumah ini dengan bidang dinding yang tanpa lekukan dan tanpa ornamentasi. Putih juga merupakan warna netral yang bisa ditaruh di mana saja dan mudah dipadukan dengan warna dan material lain. Selain itu, dominasi warna putih pada rumah ini memberi kesan ringan, halus dan lembut, meskipun aslinya berbahan beton yang berat dan kaku. Sedangkan secara fungsional, warna putih adalah warna yang memantulkan panas, sehingga dinding rumah ini tidak menyerap banyak panas ketika terpapar sinar matahari.

 

4. Detail Fasad 2

Untuk mengimbangi besarnya bagian bangunan berwarna putih di bagian kiri rumah, maka di bagian kanan rumah dibuat penyelesaian yang lebih gelap dengan warna abu-abu tua (batu andesit). Batu andesit yang disusun dalam berbagai ukuran tersebut kemudian diberi aksen berupa potongan-potongan kecil dari batu andesit yang disusun secara acak dan menonjol, memberi kesan liar dan informal. Sedangkan dibagian atas, diberi aksen berupa garis merah vertikal pada latar belakang putih sehingga tampak mencolok sebagai penyeimbang komposisi tampilan rumah secara keseluruhan. Sebuah keseimbangan komposisi tidak hanya bisa dicapai dengan membuat bentuk atau elemen yang sama di bagian kiri dan kanan. Keseimbangan juga bisa dibuat dengan memperhatikan dasar material, karakter bahan, tekstur hingga warna. Pada rumah ini, bidang besar berwarna putih dan halus diimbangi dengan bidang yang lebih kecil tetapi berwarna lebih gelap dan lebih “kasar”. Dalam kasus lain, bisa juga tekstur yang keras dan berat dari batu alam diimbangi dengan tekstur rerumputan yang lembut, segar dan hidup. Atau bisa juga bahan stainless steel yang mengkilap dan berunsur logam diimbangi dengan tampilan bata merah ekspos yang cenderung buram dan berunsur tanah. Pada prinsipnya, ada banyak cara untuk menghadirkan komposisi yang seimbang dalam desain.

 

8. Ruang Keluarga

Desain rumah ini memang dibuat tanpa ruang tamu, berdasar pengalaman klien bahwa ruang tamu jarang dipakai, maka cukup diwakili oleh sebuah foyer kecil saja dengan dua kursi, sehingga luasan ruang keluarga dan ruang makan bisa dibuat lebih lapang. Di antara foyer dan ruang keluarga tadi diberi pembatas berupa partisi kayu jati berukir. Ukiran ini menjadi sebuah vocal point (titik pandang) di antara elemen-elemen lain yang cenderung bersih dari ornamen. Perabot ruang keluarga baik di lantai bawah maupun lantai atas memakai kayu nangka solid, berupa dua balok kayu utuh yang ditaruh begitu saja. Yang satu dijadikan sebagai “kursi panjang” dan yang satu lagi sebagai meja untuk televisi. Perabot balok kayu persegi ini memperkuat konsep contrast of cubes di bagian dalam rumah. Sementara itu, ruang untuk tangga yang pada desain awal terbuka pada akhirnya  ditutup karena klien meminta privasi yang lebih. Pada bagian injakan tangga juga dipasang kayu jati solid untuk menciptakan kontras. Area privat berupa kamar tidur utama dalam rumah ini begitu memanjakan penghuni, dengan pencahayaan dan penghawaan alami yang diatur sebaik mungkin, bahkan memiliki ruang luar privat sendiri yang khusus untuk pemilik rumah. Bukaan berupa jendela kaca penuh dengan sistem pivot sehingga bisa dibuka dengan lebih leluasa. Dinding pembatas di samping rumah berfungsi juga sebagai penangkap angin agar bebas masuk ke dalam rumah. Di lantai atas rumah terdapat ruang kerja, satu kamar tidur tamu dan dua kamar tidur anak. Ruang kerja ini dibuat menjorok ke depan dan semi-transparan, letaknya persis di belakang kisi-kisi kayu merbau yang menjadi emphasis (pusat perhatian) pada fasade. Kisi-kisi kayu tersebut sekaligus menjadi barrier  atau penghalang view agar area ruang kerja ini tidak terlihat secara langsung dari luar.

 

10. Tangga Service

Bukaan pada rumah ini sengaja dihadirkan seakan-akan tanpa kusen, karena kusen-kusen tersebut disamarkan sehingga menyatu dengan dinding dan tak terlihat. Dengan demikian, “tabrakan” kontras antara material beton dan kayu semakin frontal dan tegas. Hal ini juga membuat tampilan keseluruhan rumah ini menjadi lebih simple dan kompak. Untuk daun pintu dan daun jendela digunakan kayu jati solid (bukan panil), berupa lempengan kayu utuh yang berkesan lebih gahar dan “berkelas”, serta bisa memunculkan karakter kayu secara lebih kuat dengan warna serat coklatnya yang khas. Sebuah hal yg unik, karena biasanya rumah-rumah modern atau kontemporer memakai daun pintu dari kayu, upvc atau alumunium dengan finishing warna putih atau coklat gelap.  Meja dan kursi di ruang makan juga memakai kayu jati solid seperti ini, menyesuaikan dengan karakter kayu pada daun pintu dan jendela. Pada bagian dapur dan pantry terdapat kitchen set dan perabot yang simple sekaligus ringan untuk mengimbangi banyaknya elemen beton dan kayu solid yang mendominasi ruang dalam rumah. Namun, perabot di dapur dan pantry ini juga memiliki aksen dan motif kayu, sehingga masih memiliki keselarasan dengan perabot kayu yang lain. Di dekat pantry, ada sebuah tangga service yang dicat dengan warna merah mencolok sebagai aksentuasi area belakang. Apalagi tangga putar ini terletak di bawah skylight, sehingga ketika siang semakin menyala merahnya terkena terang matahari.

 

Nama Proyek: House In Casabella

Lokasi Proyek: Delta Casabella, Komplek Delta Sari Baru, Sidoarjo
Luas Tanah/Bangunan: 198/200 m2
Selesai Tahun: 2013
Arsitek Prinsipal: Andy Rahman. A, ST. IAI
Arsitek: Fitri Amalia Prabawati, ST
Foto: Mansyur Hasan


  • 1. View Siang

    1. View Siang

  • 2. View Malam

    2. View Malam

  • 3. Detail Fasad

    3. Detail Fasad

  • 4. Detail Fasad 2

    4. Detail Fasad 2

  • 5. Detail Fasad 3

    5. Detail Fasad 3

  • 6. Balkon Samping

    6. Balkon Samping

  • 7. Foyer

    7. Foyer

  • 8. Ruang Keluarga

    8. Ruang Keluarga

  • 9. Ruang Makan

    9. Ruang Makan

  • 10. Tangga Service

    10. Tangga Service

  • 11. Dapur dan Pantry

    11. Dapur dan Pantry

  • 12. Kamar Tidur Utama

    12. Kamar Tidur Utama

  • 13. Taman Samping Kamar Tidur Utama

    13. Taman Samping Kamar Tidur Utama

  • 14. Denah LT 1

    14. Denah LT 1

  • 15. Denah LT 2

    15. Denah LT 2

  • 16. Tampak Depan

    16. Tampak Depan

  • 17. Potongan

    17. Potongan

  • 3. View Siang

    3. View Siang




* Location to be used only as a reference. It could indicate city/country but not exact address.

Related Articles:

You might also like:

  • Rumah Kos Keputih Jilid 1

    Rumah Kos Keputih Jilid 1

  • Rumah Berongga

    Rumah Berongga

  • Garden House

    Garden House

  • Growing House 2

    Growing House 2


Various Project Gallery

 

 

Facebook Fans Page

 

 

Instagram
Browse by Category

 

 

Web Statistic
  • Total visitors: 368,081
  • Visitors today: 67
  • Visitors yesterday: 155
  • Currently online: 1
  • Total page views: 1,969,188
  • Page views of this page: 11,543
  • counter

 

 

Video Projects