09

MEI  2016

andyrahman architect Office

By: Andy Rahman. A, ST. IAI (andyrahman architect)
Posted On. 2016-05-09

1. Desain Eksterior Tahap 1

Kantor andyrahman architect yang berada di kawasan Waru, Sidoarjo ini dirancang dengan pendekatan yang berdasar pada sejarah, visi dan misi serta kebersamaan dalam perjalanannya menapaki dunia profesi arsitektur. Paling tidak ada empat hal yang menjadi prinsip penting di dalam desain kantor ini, yaitu: proses, semangat kebersamaan, semangat berbagi dalam communal/social space, serta impelementasi gagasan-gagasan andyrahman architect.

 

2. Desain Eksterior Tahap 2

Proses, Perjalanan

Sebuah kantor arsitek bukanlah sebuah bangunan netral yang tiba-tiba muncul begitu saja. Namun berangkat dari proses dan perjalanan yang panjang dengan banyak kisah yang mengiringinya. Seperti kantor andyrahman architect ini, menjadi salah satu tahap pencapaian setelah sekitar sepuluh tahun berproses, yang diawali dari tahap arsitek pemula, yang kemudian terus belajar dari pengalaman-pengalaman yang didapat dalam dunia profesi yang real, hingga pada suatu titik bisa membuat kantor sesuai dengan idealisme yang dimiliki.

Kantor inipun dibangun melalui proses juga, terdiri dari dua tahap. Pada tahap pertama (sampai sekitar lima tahun ke depan) kegiatan dipusatkan pada lantai 1, lantai atas masih berupa dek beton yang bisa dipakai untuk kegiatan outdoor dengan pelindung tanaman rambat. Dan nantinya kantor akan dikembangkan pada tahap kedua, di mana kegiatan utama beralih dipusatkan di lantai 2, sedangkan lantai 1 difungsikan sebagai galeri karya dan ruang-ruang pendukung yang lain.

 

10. Ruang Makan dan Ruang Rapat

Co-Design, Semangat Kebersamaan

Bangunan kantor dirancang melalui proses sayembara internal di antara para arsitek di kantor Andy Rahman sendiri. Dari sayembara tersebut, karya dari pemenang juara 1, 2 dan 3 kemudian dirangkum dan disintesakan secara proporsional dan menjadi sebuah desain kantor yang kompak, simple, fungsional dan sekaligus berusaha memberikan makna dan nilai yang lebih bagi diri dan lingkungan. Nilai lebihnya antara lain bahwa rancangan kantor ini berdasar pada kebiasaan (behavior) pengguna sehari-hari, sehingga ruang-ruangnya menjadi lebih match dengan perilaku keseharian para staf di andyrahman architect.

Dengan dirancang sendiri berdasar behavior pengguna tersebut, maka semangat kebersamaan dan rasa memiliki (sense of belonging) dalam kantor ini akan terbangun dengan lebih baik. Dengan mendahulukan empati dan toleransi antar sesama desainer agar nantinya dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan baik dalam mengolah desain-desain arsitektur yang menjadi tugas andyrahman architect.

 

12. Ruang Komunal atau Sosial

Communal/Social Space

Di bagian samping kanan kantor ini terdapat ruang komunal dan sosial yang bersifat multifungsi, bisa digunakan sebagai ruang makan, ruang rapat, ruang tamu, ruang untuk membuat maket dan bahkan bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk sanggar lukis anak-anak, membuat kerajinan, untuk rapat RT, RW dan lain-lain. Juga bisa juga untuk nonton bareng jika ada event olahraga, atau untuk sharing/diskusi desain. Bahkan bisa untuk menerima kunjungan mahasiswa dalam jumlah cukup besar.

Di sini juga terdapat cafe yang menyediakan minuman baik untuk tamu atau karyawan sendiri. Di atas ruang sosial (di lantai 2) ada mess staf sebagai sebuah upaya untuk meringankan beban karyawan, juga untuk mempermudah bagi karyawan yang tempat tinggalnya jauh dari kantor. Sedangkan lantai atas (rooftop) menjadi ruang komunal yang sifatnya lebih internal untuk kalangan kantor sendiri, meskipun tidak menutup kemungkinan untuk dipakai secara publik juga pada event tertentu. Ruang komunal/sosial ini menjadi sumbangan spasial dari Andy Rahman bagi lingkungan dan masyarakat sekitarnya.

 

6. Ruang Staff

Implementasi Gagasan

Kantor ini memang dibuat sebagai manifestasi gagasan yang diturunkan dari visi dan misi andyrahman architect. Jika ada orang yang bertanya apa wujud yang nyata dari visi dan misi Andy Rahman sebagai arsitek, maka kantor inilah jawaban realnya, yang bisa dilihat, diraba dan dirasakan suasananya. Dengan konsep transitive dan translation, yakni memiliki tujuan yang jelas dan berupaya menerjemahkan keinginan klien. Klien yang datang pun bisa langsung tahu bagaimana contoh karya andyrahman architect, dengan melihat wujud kantor ini secara langsung.

Sebelum kantor ini dibangun, lahan seluas 200 m2 tersebut pada awalnya adalah sawah, maka andyrahman architect berusaha untuk mengembalikan luasan hijau yang hilang itu, dengan membuat taman vertikal dan tanaman rambat agar nuansa hijau tetap bisa dipertahankan, sekaligus sebagai bentuk tanggung jawab terhadap lingkungan. Di samping itu, interior ruang-ruang dibuat secara tematik agar sesuai sebagai kantor arsitek, dengan memberi elemen grafis berupa mural atau quotes dari arsitek dunia. Yang terutama, kantor ini sebagai implementasi visi-misi desain andyrahman architect, mulai dari kejujuran material, ketukangan, ramah lingkungan hingga sadar iklim (tropis). Juga penggunaan material lokal, material reuse dan recycle, serta konsisten dengan prinsip low budget low maintenance.

 

Nama Proyek: andyrahman architect Office

Lokasi: Grand Royal Regency, Wage, Sidoarjo
Luas Tanah/Bangunan: 206/260 m2
Tahun Perencanaan: 2016
Arsitek Prinsipal: Andy Rahman. A, ST. IAI
Arsitek: Reni Dwi Rahayu, ST, Muchammad Ubay, ST dan Fathoni, ST
Teks: Anas Hidayat


  • 1. Desain Eksterior Tahap 1

    1. Desain Eksterior Tahap 1

  • 2. Desain Eksterior Tahap 2

    2. Desain Eksterior Tahap 2

  • 3. Receptionist

    3. Receptionist

  • 4. Ruang Tamu

    4. Ruang Tamu

  • 5. Ruang Tamu

    5. Ruang Tamu

  • 6. Ruang Staff

    6. Ruang Staff

  • 7. Ruang Staff

    7. Ruang Staff

  • 8. Ruang Direktur

    8. Ruang Direktur

  • 9. Area Tangga dan Taman Belakang

    9. Area Tangga dan Taman Belakang

  • 10. Ruang Makan dan Ruang Rapat

    10. Ruang Makan dan Ruang Rapat

  • 11. Ruang Komunal atau Sosial

    11. Ruang Komunal atau Sosial

  • 12. Ruang Komunal atau Sosial

    12. Ruang Komunal atau Sosial

  • 13. Konsep Desain

    13. Konsep Desain

  • 14. Konsep Pengembangan

    14. Konsep Pengembangan

  • 15. Konsep Bentuk

    15. Konsep Bentuk

  • 16. Denah Existing

    16. Denah Existing

  • 17. Denah Lantai 1 Pengembangan Tahap 1

    17. Denah Lantai 1 Pengembangan Tahap 1

  • 18. Denah Lantai 2 Pengembangan Tahap 2

    18. Denah Lantai 2 Pengembangan Tahap 2

  • 19. Denah Lantai 1 Pengembangan Tahap 2

    19. Denah Lantai 1 Pengembangan Tahap 2

  • 20. Denah Lantai 2 Pengembangan Tahap 2

    20. Denah Lantai 2 Pengembangan Tahap 2



* Location to be used only as a reference. It could indicate city/country but not exact address.

Related Articles:

You might also like:

  • Rumah Kos

    Rumah Kos

  • Black Mosque

    Black Mosque

  • Klinik Bersalin Adi Buana

    Klinik Bersalin Adi Buana

  • Unisdacentrum

    Unisdacentrum


  • Andhyka Nawing [ ] said:


    Saya kagum dengan hasil karya Pak Andy pada situs ini.. Setiap rumah benar2 memiliki karakternya masing-masing.. Ada dua hal yang ingin saya tanyakan.. Yang pertama adalah, saya boleh dapat info fee desainnya utk rumah tinggal ? Saya memiliki rencana untuk membangun rumah tinggal pribadi dalam waktu dkat ini pak.. Yang kedua adalah, saya berencana untuk mendirikan usaha kafe, utk rencana desain kafe sendiri apakah ada fee desain yang berbeda dgn rumah tinggal ? Terima kasih pak..

    in: July 27, 2016 at: 2:20 pm

Leave a Comment

Coming Soon!
Residential Project Gallery

 

 

Facebook Fans Page

 

 

Latest Comments
Browse by Category

 

 

Web Statistic
  • Total visitors: 260,318
  • Visitors today: 189
  • Visitors yesterday: 157
  • Currently online: 2
  • Total page views: 1,446,590
  • Page views of this page: 4,098
  • counter

 

 

Video Projects